FitA-Liv

Mengapa Kita Perlu Menjaga Kesehatan Liver dan Maag?

Kita perlu menjaga kesehatan hati (liver) dan lambung (maag), karena liver dan maag merupakan dua organ pencernaan yang terpenting, namun sering mengalami gangguan. Kalau gangguan hati yang sering terjadi adalah Hepatitis, maka gangguan lambung yang paling sering terjadi adalah gastritis (sakit maag).

Lambung merupakan tempat pencampuran dan penguraian makanan menjadi zat-zat gizi agar bisa diserap dan diedarkan lewat darah.

Peran hati juga sangat penting, karena sedikitnya 1 1/2 liter darah dipompa melalui hati setiap menit, yang memungkinkan hati secara cepat dan efektif menyaring racun dan membuang sisa metabolisme dari aliran darah. Hati juga berperan sebagai tempat penyimpanan zat gizi penting, seperti vitamin dan mineral, juga memetabolisme kolesterol, hormon, dan gula.

Apa Kesan Mereka Yang Telah
Mendapatkan
Manfaat Dari Fitaliv

Kesan Mereka

Ibu Salmah

Jawa Barat

Hepatitis Pulih Dengan Fitaliv

Putri saya Hilmy Godly sekarang sudah berusia 14 tahun dan duduk di kelas 2 SMP. Beberapa waktu yang lalu dia merasa lemas, sehingga tidak bisa masuk sekolah. Setelah saya perhatikan, ternyata bagian putih matanya juga kuning. Akhirnya saya membawa dia untuk berkonsultasi dengan Prof. Purba. Berdasarkan hasil ceklab, ternyata SGOT dan SGPT-nya sangat tinggi (terlampir) dan didiagnosa menderita Hepatitis A.

Saat itu kami mengikuti anjuran Prof. Purba, Hilmy langsung minum FitA-Liv 3×2 sachet perhari. Setelah 2 minggu, dia ceklab lagi dan ternyata kadar SGOT dan SGPT-nya sudah mulai menunjukkan perbaikan berarti. Selain itu, kondisi tubuhnya sudah mulai segar dan warna kuning di matanya sudah berkurang, dia pun sudah bisa kembali sekolah. Dia terus mengonsumsi FitA-Liv dengan dosis 3×1 sachet/hari, benar saja setelah 2 minggu dia ceklab lagi, SGOT dan SGOT-nya sudah semakin mendekati angka normal.

Agar kondisi Hilmy benar-benar sehat, Prof. Purba menganjurkan dia tetap minum FitA-Liv 3×1 sachet/hari sampai warna kuning di matanya benar-benar hilang.
Saat menceritakan kisah ini di bulan Mei 2011, warna kuning di mata Hilmy sudah hilang, tapi dia masih tetap minum FitA-Liv 3×1 sachet/hari dan rutin memeriksakan diri kepada Prof. Purba sebulan sekali.

hasil cek lab hilmy godlyKlik tabel untuk memperbesar


Kesan Mereka

Bpk. Adhi Nugroho

Bandung

Hanya Dengan Fitaliv, Hepatitis A Berhasil Diatasi

Saya mempunyai 2 orang anak, Anggia (Kelas II SMP) dan Praditya (Kelas IV SD). Beberapa waktu yang lalu, mereka merasa tidak enak badan. Saya kira, mereka hanya masuk angin biasa, tapi kemudian berlanjut menjadi muntah-muntah dan badan menjadi lemas. Gejala tersebut berlanjut sampai ± 4 hari. Akhirnya pada hari Minggu, 27 Februari 2000, kami membawa Praditya ke RS swasta terbesar di kota kami untuk diperiksa, hasilnya dia positif terkena Hepatitis A. Dokter menyatakan kalau dia harus diopname saat itu juga. Terpikir dalam benak kami, jangan-jangan kakaknya juga menderita sakit yang sama. Ternyata benar, keduanya sama-sama terkena Hepatitis A.

Sejak awal diopname, kami memberi mereka 1 sachet FitA-Liv yang dilarutkan dalam 1 cangkir air putih, sebanyak 2-3 kali sehari. Setelah 5 hari, kadar SGOT-SGPT mereka sudah menurun, dan mereka diijinkan untuk pulang, tapi belum boleh masuk sekolah.

Pemberian FitA-Liv kami teruskan, dan 2 minggu kemudian saat kontrol ke dokter, dokter menyatakan kalau anak-anak kami sudah sembuh. Dokter berpesan agar lebih berhati-hati dalam memilih makanan, terutama jajanan.

Sekarang ini, kalau merasa mual-mual di perut atau lesu, mereka selalu minta dibuatkan FitA-Liv. Berikut ini, kami sertakan juga angka hasil pemeriksaan laboratorium sejak dinyatakan sakit hingga sembuh.

hasil lab anggia dan pradityaKlik tabel untuk memperbesar


Kesan Mereka

Bp. Drs. Sumargono

Jawa Barat

Fitaliv Memulihkan Pengerasan Hati

Hasil pemeriksaan klinis yang saya lakukan pada tahun 1987 menunjukkan kadar SGPT dan SGOT jauh di atas normal dan kolesterol darah saya pun tinggi. Bahkan pada pemeriksaan tahun 1994, terlihat adanya pengerasan pada liver dan terdapat batu pada ginjal sebelah kanan. Akibatnya, saya merasa cepat lelah, punggung sangat sering terasa pegal, cepat mengantuk, sering terserang flu dan masuk angin, serta badan terasa tidak fit.

Saya telah mencoba berbagai obat dan vitamin hingga bulan Juli 1997, namun tidak juga ada perbaikan nyata, malah badan jadi gemuk, perut membesar, lebih cepat lelah, dan pegal-pegal di punggung semakin berat. Melihat kondisi saya, pada bulan Agustus 1997 saya mengikuti anjuran istri tercinta untuk minum FitA-Liv 1 sachet setiap hari, sampai tiba waktunya ceklab lagi di bulan Desember 1997. Hasilnya kadar SGPT dan SGOT serta kolesterol berkurang secara signifikan, bahkan pengerasan di hati juga menghilang. Pantas saja selama beberapa bulan terakhir keluhan saya berangsur berkurang, bahkan tidak terasa lagi.

Saya masih terus mengonsumsi FitA-Liv setiap hari Selasa, Jumat, dan Minggu untuk menjaga kestabilan kondisi saya. Saya merasakan manfaat FitA-Liv yang luar biasa, sehingga saya tidak perlu lagi minum obat maupun tambahan vitamin lainnya lagi untuk penyembuhan dan pemeliharaan hati. Selain itu, saya merasakan kebugaran tubuh yang lebih baik dibandingkan sebelum saya sakit dulu. Alhamdulillah


Kesan Mereka

Ibu Hariyati

Jawa Timur

Puasa Lancar Meski Pernah Sakit Liver Parah

Suami saya, Bapak Gatot Asnam tidak pernah mengeluh sakit, namun pada suatu hari di bulan April 2007 tiba-tiba dia muntah darah dan juga keluar darah dari rongga hidung. Karena darah yang keluar cukup banyak, dalam keadaan sangat lemah dia pun dibawa ke dokter. Saat itu dokter mendiagnosa masalah kronis di livernya dan dia harus dikuras darahnya supaya berhenti. Akhirnya suami saya pun dirawat di RS Iskak sampai 1.5 bulan.

Sepulang dari rumah sakit, setiap bulan dia harus kontrol, berkonsultasi, dan minum obat. Sampai bulan Juni 2008, suami saya tidak tahan lagi jika harus minum obat terus menerus, karena setiap minum obat lambungnya menjadi tidak enak, bahkan cenderung diare. Sementara itu kondisi tubuhnya tidak kunjung membaik. Akhirnya kami menghentikan obat dan mencoba pengobatan alternatif.

Untunglah di awal tahun 2009 saya berkenalan dengan Pak Edy Purmomo dan saya mulai memberikan FitA-Liv kepada suami saya 3 sachet setiap hari dan Nature EPA 1 softgel/hari. Setelah 1 minggu hasilnya luar biasa, lambungnya tidak sakit lagi, diarenya hilang, dan badannya terasa lebih segar. Kalau selama ini dia sangat sulit beraktivitas, sekarang tubuhnya terasa lebih ringan dan dia pun mulai bisa berjalan-jalan di sekitar rumah.

Karena itulah, di bulan Agustus 2009 saya bergabung menjadi Mitra TARA dan suami saya melanjutkan konsumsi FitA-Liv dan Nature EPA. Hingga di bulan Ramadhan saat menjalankan ibadah puasa, alhamdulillah dia bisa menjalankan ibadah puasa 1 bulan lebih, tentu saja di bulan Ramadhan dia kadang menambah dosis FitA-Liv menjadi 3 sachet sehari. TARA memang hebat.

Hingga kini, dia masih minum FitA-Liv 2 sachet dan mengonsumsi Nature EPA 1 softgel setiap hari.


Catatan :

Pengerasan hati seperti yang dialami oleh Bapak Sumargono terjadi akibat bertumpuknya racun yang dikeluarkan oleh virus dalam sel hati, yang terjadi selama bertahun-tahun tanpa terobati secara tuntas.

Kasus hepatitis B atau C yang bersifat kronis (menahun) sangat berbahaya, karena bisa berlanjut menjadi sirosis hati, kanker hati, dan kematian. Sayang, umumnya penderita tidak mengalami gejala apa pun, hingga 15-20 tahun kemudian saat kerusakan hati sudah parah, tubuh akan terasa lemas, dan terkadang terjadi muntah darah seperti dialami oleh Pak Gatot Asnam. Konsumsi obat pun seringkali beresiko memperberat fungsi hati, karena pada saat itu sebagian atau bahkan seluruh sel hati sudah tidak bisa menjalankan fungsinya.

Senyawa asiaticoside dari antanan (Centella asiatica) dalam FitA-Liv telah diteliti memiliki efek detoksifikasi (pembuangan racun) dalam sel hati. Dengan terbuangnya racun dari sel hati, maka secara bertahap sel hati dapat beregenerasi dan pengerasan hati pun teratasi.

Bagi Pak Sumargono dan Pak Gatot, mengingat kondisi keduanya sudah cukup parah, sebaiknya mengonsumsi FitA-Liv dalam dosis yang lebih besar, minimal 3×2 sachet per hari.

 

 FitA-Liv : Minuman Kesehatan Herbal Untuk
Kesehatan Liver dan Maag

fitaliv isi 6 sachet

POM TR. 142 279 491

Fitaliv adalah minuman kesehatan sehari-hari berbentuk serbuk instan yang mengandung kombinasi 3 herbal asli Indonesia: Kunyit (Curcuma domestica), Temulawak (Curcuma xanthorriza), dan Antanan (Crude Centella Asiatica); untuk menjaga kesehatan hati (liver) dan lambung (maag) Anda. Penggunaan bahan herbal sangat dianjurkan oleh parah ahli, karena selain efektif, juga tidak memperberat kerja hati.

Adapun mekanisme kerta Fitaliv dalam mengatasi Hepatitis dan Gastritis adalah:

Di liver (hati):

  • Fitaliv diserah oleh usus dan melalui peredaran darah akan menuju ke hati. Fitaliv yang mengandung kurkurmin dari Curcuma domestica (Kunyit) dan Curcuma xanthorriza (Temulawak) akan meningkatakan produksi cairan asam empedu yang diperlukan untuk menghambat enzim Cytochrom P450, enzim yang memberi makan pada virus, sehingga tidak memperoleh makanan dan akhirnya mati.
  • Fitaliv berfungsi sebagai hepatoprotektor, melindungi dan memperbaiki fungsi sel hati, sehingga hati cepat mengalami pemulihan dari Hepatitis, ditandai dengan penurunan kadar SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) dan SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase).

Di lambung (maag):

  • Fitaliv dengan kandungan kurkumin yang bersifat basa akan menetralisir kelebihan asam lambung, yang akan meringankan gejala-gejala sakit maag, yaitu mual, mulas, perih, kembung.
  • Fitaliv membantu menyembuhkan peradangan, komponen minyak atsiri dalam Curcuma xanthorriza dan Curcuma domestica serta senyawa asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, dan brahmoside dalam Crude Centella asiatica, bila diminum secara rutin akan sangat efektif bekerja menutupi luka pada dinding lambung.

 

Manfaat Lain Dari Fitaliv Adalah:

  • Meningkatkan kesehatan pemuluh darah dan melancarkan peredaran darah.
  • Mengembalikan vitalitas tubuh akibat kelelahan.
  • Memilliki efek anti radang/anti inflamasi, sehingga dapat digunakan untuk mengurangi nyeri saat menstruasi, juga mencegah dan mengatasi pegal-pegal.
  • Mengatasi beberapa penyakit infeksi, seperti demam tifoid (tifus), infeksi tenggorokan, diare, dll.
  • Efektivitas senyawa xanthorizol yang terdalam dalam Curcuma xanthorriza dalam membunuh beberapa bakteri patogen (yang dapat menginfeksi manusia) antara lain: Salmonella Typhi, Bacillus sp, Clostridium perfringens, Listeria monocytogenes, Staphylococcus aureus, dan Vibrio parahaemolyticus telah dibuktikan oleh Lee LY, Shim JS, Rukayadi Y, Hwang JK., seperti dimuat dalam Journal Food and Protection (2008).
  • Mencegah masuk angin, kandungan minyak atsiri dalam Curcuma xanthorriza bersifat karminatif, yaitu dapat mengeluarkan gar dari saluran cerna.
  • Menurunkan demam. Senyawa germakron dalam ekstrak Curcuma xanthorriza memliki efek antipiretik (menurunkan suhu tubuh); terbukti lewat penelitian Yamazaki (dimuat dalam Jurnal Chemical and Pharmaceutical Bulletin, tahun 1988).
  • Mengurangi stress.

Tiap komponen Fitaliv ditanam dengan pola yang tepat, dipanen pada usia yang sesuai, dan diolah dengan cara modern, serta ditakar dalam komposisi yang seimbang, sehingga mutu, keamanan, dan manfaatnya terjamin. Fitaliv dikemar secara higienis dan praktis dapat diseduh dengan air hanyat ataupun dingin, rasanya pun enak, dapat dinikmati siapa saja dan dimana saja.

 

Pada Setiap Sachet Fitaliv Mengandung:

Curcuma Xanthorriza (temulawak), yang berfungsi:

Temulawak - Curcuma xanthorriza

1. Mempunyai efek antivirus Hepatitis.

2. Menjaga kesehatan liver (hati) secara keseluruhan, yaitu dengan menormalkan kadar SGPT dan SGOT.

Sebuah penelitian di klinik Hepatogastroenterologi di Rumah Sakit Surabaya dilakukan untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak Curcuma Xanthorriza 1,2 gram/hari dalam menormalkan kadar SGPT dan SGOT selama 12 hari.

Efek Pemberian Curcuma Xanthorriza dalam menormalkan kadar SGPT dan SGOT

*infografik*

Hasil penelitian:

70% pasien kadar SGPT-nya turun dan menjadi normal.

82% pasien kadar SGOT-nya turun menjadi normal.

Penelitian diatas diperkuat dengan hasil uji klinis terhadap 38 pasien gangguan hati dengan angka SGPT dan SGOT di atas normal. Seluruh pasien diberi terapi kurkumin selama 14 hari mengalami penurunan nilai SGOT 2,89 kali dan SGPT 3,28 kali (Farmacia Edisi November 2006).

3. Mengurangi kadar kolesterol darah dan hati.

4. Mencegah terbentuknya batu empedu.

Kurkuminoid temulawak berkhasiat meningkatkan sekresi empedu. Selain itu, pada tahun 2006 terbukti minyak atsiri temulawak terdiri atas 32 komponen yang secara umum bersifat meningkatkan produksi getah empedu dan mampu menekan pembengkakan jaringan, ungkap Prof. Dr. Sidik, Universitas Padjadjaran Bandung (Farmacia Edisi Desember 2006, halaman : 72).

5. Mengurangi gejala sakit maag.

6. Mempunyai efek antiradang.

7. Meningkatkan vitalitas tubuh akibat kelelahan.

8. Menurunkan demam.

Curcuma Domestica (kunyit), yang berfungsi:

Kunyit - Curcuma Domestica

1. Membantu mengatasi gejala sakit maag.

2. Penelitian Thamlikitkul V, Bunyapraphatsara N, Dechatiwongse T, Teerapong S, Chantrakul C, Thanaveerasuwan T, Nimitnon S, Boonroj P, Punkrut W, Gingsungneon V, dimuat dalam dalam Journal of Medical Association Thailand, 1989, (11) : 613 – 620. Mereka menguji efektivitas ekstrak Curcuma domestica terhadap 80 orang penderita gastritis selama 7 hari.

Efektivitas Curcuma domestica dalam meredakan sakit maag

*infografik*

Hasil penelitian:

  • 87% dari 39 pasien yang mengonsumsi kapsul berisi ekstrak Curcuma domestica sembuh dari gastritis.
  • 53% dari pasien yang diberi plasebo hanya mengalami perbaikan gejala.
3. Sebagai hepatoprotektor, yaitu melindungi dan memperbaiki kerusakan pada sel hati, sehingga mempercepat penyembuhan Hepatitis.
4. Mengurangi gejala peradangan, sesak nafas, gusi bengkak, keputihan, haid tidak lancar.
5. Mempunyai efek antioksidan, antibaktei, antikolesterol, anti HIV, antitumor, antiradang sendi rematik.
6. Memiliki efek antispasmodik, sehingga dapat mengurangi diare.
7. Mengatatasi gatal-gatal, eksim, dan kulit bengkak.


Crude Centella Asiatica (antanan), yang berfungsi:

Antanan atau pegagan - Centella asiatica

1. Membantu proses penyembuhan Hepatitis dan Sirosis hati.

Beberapa penelitian menunjukkan, Antanan (Centella asiatica) mengandung asiaticoside yang bertindak sebagai pembuang racun (detoks) dari hati. Dengan terbuangnya racun (toksin), sel-sel hati dapat beregenerasi dengan baik, sehingga pengerasan hati teratasi dan sel-sel hati lebih cepat pulih. Pada kasus sirosis ringan, perbaikan sel hati ditandai dengan menurunnya SGOT dan SGPT. Pada kasus sirosis berat, justru SGOT dan SGPT cenderung normal, perbaikan sel hati terlihat dari menurunnya angka Gamma GT.

2. Meringankan gejala sakit maag.

3. Meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah.

Cesarone MR, Belcaro G, Nicolaides AN melakukan penelitian terhadap 87 pasien berumur rata-rata 56 tahun yang didiagnosa mengalami plak arteri karotis (plak di arteri yang menuju ke otak) dan beresiko mengalami lesi (luka) otak selama setahun (Angiology, 2001, 52:19 – 25).

Efek Pemberian Ekstrak Centella Asiatica Terhadap Penurunan Angka Kejadian Lesi Otak

*infografik*

Hasil penelitian:

  • 20% pasien yang diberi plasebo mengalami lesi otak.
  • Hanya 7% pasien yang mengonsumsi ekstrak Centella asiatica 60 mg 3 kali sehari yang mengalami lesi otak.

4. Membantu menormalkan tekanan darah.

5. Mendukung kerja sistem sarah dan mengatasi insomnia dan gejala stres.

6. Membantu penyembuhan syphilis, epilepsy, ulkus lambung, diare, demam, dan radang sendi rematik.

7. Meningkatkan daya ingat (memori) dan stamina tubuh.

8. Menurut penelitian, Centella asiatica mengandung senyawa triterpenoid yang dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.

Kandungan Nutrisi Fitaliv:

  • Ekstrak Curcuma xanthorriza (Temulawak), setara dengan 1,5 gr rimpang segar.
  • Ekstrak Curcuma domestica (Kunyit), setara dengan 2,5 gr rimpang segar.
  • Ekstrak Crude Centella asiatica (Antanan), setara dengan 6,5 gr herba segar.
  • Sukrosa dan zat lainnya.

Fitaliv Tersedia Dalam Kemasan :

  • FitA-Liv isi 6 sachet (FL-6)
  • FitA-Liv isi 25 sachet (FL-25)

Dosis Penggunaan Fitaliv :

  • Pencegahan dan pemeliharaan : 1×1 sachet/hari
  • Pengobatan : 3×1 sachet/hari
  • Satu sachet dilarutkan dalam 1 gelas (200 ml) air matang
  • Agar terasa lebih segar, larutkan dalam air dingin.

 

Tanya Jawab Tentang Fitaliv

1. Apa itu FitA-Liv?

FitA-Liv adalah minuman kesehatan sehari-hari berbentuk serbuk instan untuk menjaga kesehatan dan mengandung kombinasi tiga herbal asli Indonesia dalam bentuk ekstrak yaitu: Curcuma xanthorriza (temulawak)  setara dengan 1,5 gram rimpang segar, Curcuma domestica (kunyit) setara dengan 2,5 gram rimpang segar dan Centella asiatica (antanan/pegagan) setara dengan 6,5 gram herbal segar.

2. Apa manfaat masing-masing komponen FitA-Liv?

Manfaat masing-masing komponen FitA-Liv adalah:

Curcuma xanthorriza (temulawak):

  • Berfungsi sebagai pelindung kerusakan hati. Kurkumin yang berasal dari Curcuma xanthorriza dan Curcuma domestica yang terdapat dalam FitA-Liv dapat melindungi dan memperbaiki kerusakan pada sel hati. Kerusakan hati tersebut dapat dinilai dari perubahan kadar SGPT dan SGOT. Penelitian di klinik Hepatogastroenterologi di rumah sakit Surabaya menunjukan efektivitas ekstrak Curcuma xanthorriza terhadap pasien hepatitis, ditemukan lebih dari 80% pasien penderita hepatitis mengalami perbaikan yang ditandai dengan penurunan kadar SGPT dan SGOT.
  • Mempunyai efek antiradang.
  •  Mengurangi kadar kolesterol darah dan hati.
  • Mencegah terbentuknya batu empedu.
  •  Meningkatkan vitalitas tubuh akibat kelelahan.
  •  Menurunkan demam.

Curcuma domestica (kunyit):

  • Membantu mengatasi gastritis. Penelitian yang dilakukan oleh Thamlikitkul V dkk, menunjukkan lebih dari 87% pasien penderita gastritis yang mengonsumsi Curcuma domestica sembuh dari gastristis (Journal of Medical Association, 1989).
  • Sebagai pelindung sel hati, yaitu melindungi sel hati dari kerusakan yang disebabkan oleh virus hepatitis.
  • Mengurangi gejala peradangan, gusi bengkak, keputihan, haid tidak lancar.
  • Sebagai antioksidan, antibakteri, antikolesterol, anti HIV, antitumor.
  • Memiliki efek antispasmodik (kram perut), sehingga dapat mengurangi diare.

Centella Asiatica (antanan/pegagan):

  • Membantu proses penyembuhan hepatitis.
  • Meringankan gejala sakit maag.
  • Meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah.
  • Membantu menormalkan tekanan darah.
  • Mendukung kerja sistem saraf, mengatasi insomnia dan gejala stress.
  • Membantu penyembuhan syphilis, epilepsi, ulkus lambung, diare, demam dan radang sendi rematik.
  • Meningkatkan daya ingat dan stamina tubuh.

3. Bagaimana mekanisme kerja FitA-Liv dalam mencegah dan mengobati hepatitis dan penyakit maag (gastritis)?

Mekanisme kerja FitA-Liv dalam mencegah dan mengobati hepatitis dan penyakit maag (gastritis) adalah sebagai berikut:

Hepatitis:

  • FitA-Liv diserap oleh usus halus melalui peredaran darah dan dialirkan menuju ke hati.
  • FitA-Liv yang mengandung kurkumin dari Curcuma domestica dan Curcuma xanthorriza akan meningkatkan produksi cairan asam empedu yang diperlukan untuk menghambat produksi enzim Cytochrom P450. Produksi enzim Cytochrom P450 yang menurun menyebabkan kematian virus oleh karena enzim Cytochrom P450 merupakan makanan virus hepatitis.
  • FitA-Liv berfungsi sebagai pelindung hati dan memperbaiki fungsi sel hati. FitaA-Liv berfungsi pula untuk pemulihan hepatitis yang ditandai dengan penurunan kadar SGOT dan SGPT.

Gastritis:

  • FitA-Liv mengandung kurkumin bersifat basa, dapat menetralisir asam lambung, meringankan gejala sakit maag, yaitu: mual, mulas, perih, kembung.
  • FitA-Liv membantu menyembuhkan peradangan. Komponen minyak atsiri dalam Curcuma xanthorriza dan Curcuma domestica serta senyawa asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside dan brahmoside dalam Crude Centella asiatica memiliki efek antiradang. Apabila diminum secara rutin akan sangat efektif bekerja menutupi luka pada dinding lambung.

4. Berapa dosis penggunaan FitA-Liv dan bagaimana cara penyajiannya?

Dosis penggunaan FitA-Liv:

  • Pencegahan & pemeliharaan : 1-2 sachet/hari
  • Pengobatan : 3-6 sachet/hari

Cara penyajian: Satu sachet FitA-Liv dilarutkan dalam 1 gelas (200 ml) air hangat/air es. FitA-Liv dapat diminum kapan saja, sebagai minuman keseharian.

5. Apa keunggulan FitA-Liv dibandingkan dengan produk minuman tradisional herbal lainnya?

Keunggulan FitA-Liv sebagai minuman keseharian, dibandingkan dengan produk minuman tradisional herbal lainnya adalah:

  • Semua bahan alami dalam FitA-Liv, yaitu Curcuma Xanthorriza, Curcuma Domestica dan Crude Centella Asiatica ditanam dengan pola yang tepat dan dipanen pada usia yang tepat agar kandungan zat berkhasiat menjadi optimal. Komposisi yang seimbang dan cara pengolahan yang modern, menyebabkan mutu dan keamanan FitA-Liv terjamin.
  • FitA-Liv dikemas secara higienis dan praktis, dapat diseduh dengan air hangat ataupun dingin, rasanya enak, dapat dinikmati siapa saja dan di mana saja.
  • FitA-Liv sangat aman dan baik untuk yang sehat, sangat membantu mereka yang terserang sakit maag dan hepatitis.

6. Apa manfaat lain FitA-Liv?

Manfaat lain dari FitA-Liv adalah:

  • Meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah.
  • Mengembalikan vitalitas tubuh akibat kelelahan.
  • Memiliki efek antiradang/antiinflamasi, sehingga dapat digunakan untuk mengurangi nyeri saat menstruasi, mencegah dan mengatasi pegal-pegal.
  • Mengatasi beberapa penyakit infeksi, seperti demam thypus, infeksi tenggorokan, diare dll.
  • Mencegah masuk angin.
  •  Menurunkan demam.
  • Mengurangi stress dll.

7. Apakah FitA-Liv aman bila dikonsumsi dengan obat dokter?

FitA-Liv dipastikan aman dikonsumsi dengan obat dokter, karena semua bahan yang terdapat dalam FitA-Liv adalah ekstrak herbal alami yang tidak akan berinteraksidengan bahan kimiawi dalam obat.

8. Apakah FitA-Liv dapat mengatasi sakit maag kronis, dan bagaimana cara kerjanya?

Sakit maag/gastritis adalah peradangan lambung yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan, di samping mekanisme pertahanan dinding lambung yang tidak berfungsi dengan baik. Maag kronis dapat menyebabkan luka pada dinding lambung. Luka tersebut apabila terkena asam lambung walaupun dalam jumlah sedikit akan terasa sangat perih. FitA-Liv dapat membantu mengatasi gastritis kronis. Penjelasan dapat dibaca di nomor 3, tentang mekanisme kerja FitA-Liv di lambung.

9. Apakah FitA-Liv dapat mengatasi pengerasan hati, dan bagaimana kerja FitA-Liv?

FitA-Liv dapat membantu mengatasi pengerasan hati (sirosis). Manfaat ini dibuktikan dalam beberapa penelitian, di mana antanan (Centella asiatica) mengandung bahan aktif asiaticoside yang bertindak sebagai pembuang racun dalam hati. Terbuangnya racun dari hati, mengakibatkan sel hati dapat beregenerasi dengan baik. Hal ini yang menyebabkan pengerasan hati dapat teratasi.

Pada kasus pengerasan hati ringan, perbaikan sel hati ditandai dengan menurunnya SGOT dan SGPT, sedangkan pada kasus pengerasan hati berat, SGOT dan SGPT cenderung mendekati normal. Selain itu perbaikan pengerasan hati dapat terlihat dari penurunan angka Gamma GT.

10. Apakah FitA-Liv dapat mencegah dan mengatasi masalah batu empedu, dan bagaimana kerja FitA-Liv?

Empedu terbentuk dari kolesterol dan garam empedu. Jika konsentrasi kolesterol jauh lebih tinggi daripada garam empedu, maka dapat terbentuk batu empedu di saluran empedu.

FitA-Liv dapat membantu mencegah dan mengatasi masalah batu empedu dengan cara meningkatkan produksi dan sekresi cairan empedu. Proses ini dapat mengimbangi jumlah kolesterol yang masuk ke dalam kantong empedu. Proses ini yang menjelaskan tidak terbentuknya batu empedu dan batu empedu yang sudah ada dapat dikikis, oleh karena batunya larut kembali.

11. Apakah FitA-Liv dapat mengatasi diare, dan bagaimana kerja FitA-Liv?

Diare termasuk penyakit saluran cerna yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar (BAB) yang cair atau setengah cair dengan frekuensi lebih dari 4 kali dalam sehari. Frekuensi BAB yang sering ini disebabkan oleh gerakan usus yang berlebihan.

FitA-Liv dapat mengatasi diare, karena ekstrak Curcuma domestica dalam FitA-Liv bersifat antispasmodik (mengurangi gerakan usus), sehingga akan sangat efektif menurunkan frekuensi buang air besar. Penderita diare juga disarankan meningkatkan asupan cairan untuk mengganti cairan yang keluar bersama kotoran.

12. Apakah FitA-Liv dapat mengatasi penyakit demam thypus?

Demam thypus adalah penyakit saluran cerna akibat infeksi Salmonella typhi dengan salah satu gejala yaitu demam tinggi.

FitA-Liv dapat membantu mengatasi demam thypus, dengan cara membunuh bakteri penyebab thypus. Senyawa xanthorizol yang terdapat dalam Curcuma xanthorriza dapat membunuh beberapa bakteri yang dapat menginfeksi manusia, termasuk bakteri penyebab thypus, Salmonella typhi. Pemberian Fita-Liv sangat membantu pengobatan dokter untuk penyembuhan penyakit thypus.

13. Apakah FitA-Liv dapat digunakan untuk meringankan radang tenggorokan?

FitA-Liv dapat digunakan untuk meringankan radang tenggorokan, karena senyawa xanthorizol yang terdapat dalam Curcuma xanthorriza memiliki efek antibakteri yang dapat membunuh beberapa bakteri patogen, termasuk bakteri yang biasa menginfeksi tenggorokan. Senyawa germakron yang terdapat dalam Curcuma xanthorriza memiliki efek menurunkan panas. Pemberian Fita-Liv bermanfaat pula pada seseorang yang mengalami radang tenggorokan disertai panas.

14. Apakah FitA-Liv dapat mencegah flu?

Penyakit flu disebabkan oleh virus. FitA-Liv mengandung kandungan kurkumin dalam Curcuma xanthorriza dan Curcuma domestica dapat membunuh virus. Hal ini yang menyebabkan penyembuhan penyakit flu lebih cepat. Selain itu FitA-Liv sangat cocok digunakan untuk mencegah flu, karena kandungan kurkumin dalam Curcuma xanthorriza dan Curcuma domestica dapat mengembalikan selera makan, sehingga stamina tidak turun.

15. Apakah konsumsi FitA-Liv dapat mencegah dan mengatasi masuk angin?

Masuk angin yang sering dikeluhkan orang awam penyebabnya adalah gastritis. Gastritis sering menyebabkan pengumpulan gas di dalam lambung yang disebut masuk angin. FitA-Liv dapat mencegah masuk angin, karena adanya penyembuhan sakit maag. Penyembuhan itu dipercepat karena FitA-Liv memiliki kandungan minyak atsiri dari Curcuma xanthorriza yang bersifat karminatif, yaitu dapat mengeluarkan gas dari saluran cerna, sehingga akan mengurangi perut kembung.

16. Apakah FitA-Liv dapat membantu terapi demam berdarah?

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue. FitA-Liv mengandung kandungan senyawa germakron dalam ekstrak Curcuma xanthorriza yang dapat membunuh virus dengue. Matinya virus dengue menyebabkan suhu tubuh turun.

Mempercepat penyembuhan demam berdarah pemberian FitA-Liv harus diikuti pemberian cairan elektrolit seperti oralit, cairan gula-garam, jus buah atau susu.

17. Apakah FitA-Liv boleh dikonsumsi oleh anak-anak? Berapa dosis yang dianjurkan?

FitA-Liv sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak, terutama untuk menjaga organ hati dan lambung yang sering terganggu akibat jajan sembarangan dan makan tidak teratur.

Adapun kerja komponen FitA-Liv yang bermanfaat bagi anak-anak adalah:

  • Ekstrak Curcuma xanthorriza dan ekstrak Curcuma domestica bersifat meningkatkan nafsu makan. Fakta ini diperkuat oleh Kabelan Kunia, M.Si dari Pusat Bioteknologi ITB, yang menyatakan bahwa ekstrak temulawak berkhasiat meningkatkan nafsu makan pada anak.
  • Curcuma xanthorriza dapat membunuh cacing. Hal ini telah diteliti oleh Bendryman dkk. tahun 1996.
  • Centella asiatica mengandung senyawa triterpenoid yang dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan konsentrasi. Selain itu juga mengandung senyawa asiaticoside yang menguatkan jaringan kulit, kuku, rambut dan memperkuat jaringan ikat pada tulang. Dosis yang dianjurkan adalah 1-3 sachet perhari.

18. Apakah FitA-Liv boleh dikonsumsi oleh wanita hamil atau menyusui? Berapa dosis yang dianjurkan?

FitA-Liv sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh wanita hamil dan menyusui.

  • Bagi wanita hamil, FitA-Liv bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan memperlancar aliran darah pada tali pusat, sehingga nutrisi ke janin optimal.
  • Sementara bagi wanita menyusui, FitA-Liv dianjurkan untuk dikonsumsi karena memberikan efek memperlancar sekresi ASI.

Dosis yang dianjurkan adalah 1-3 sachet perhari.

19. Bagaimana pengalaman Mitra TARA yang sudah merasakan manfaat FitA-Liv?

Pengalaman Prof. Dr. A. Purba (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung) mengonsumsi FitA-Liv dan memberi pengobatan hepatitis kepada pasien yang bernama Dicky Mahendra.

Saya (Prof. Purba) dan keluarga sudah bertahun – tahun secara rutin minum FitA-Liv. Saya setiap memberi kuliah atau bepergian jarak jauh selalu menyediakan FitA-Liv yang sudah diseduh di dalam botol minuman. Tujuannya kalau terjadi keterlambatan jadwal makan maka dengan minum FitA-Liv tidak merasa lambung perih atau bahkan dapat mencegah sakit maag. Kebetulan walaupun saya sering terlambat makan tidak merasakan sakit maag.

Pengalaman selanjutnya pemberian FitA-Liv.

Pada saat mewabah penyakit Hepatitis di Bandung khususnya pada mahasiswa Universitas Parahyangan Bandung, salah seorang pasien bernama Dicky Mahendra (17 tahun) datang dengan keluhan panas sudah 4 hari, mual dan badan terasa lemas disertai mata kuning (sclera). Oleh karena saya mencurigai ke arah hepatitis, saya menyuruh periksa lab dan hasilnya menunjukkan kadar SGPT dan SGOT sangat tinggi yang menunjukkan indikasi Dicky menderita hepatitis (hasil lab dari Laboratorium Pramita tercantum pada tabel di bawah). Kemudian saya memberikan FitA-Liv 3 x 2 sachet/hari dan disertai anjuran istirahat total, mengurangi makanan yang berlemak serta banyak mengonsumsi makanan yang manis.

Setelah pemberian FitA-Liv selama 8 hari, kondisi pasien semakin membaik dan untuk meyakinkan perbaikan fungsi hatinya, saya menyuruh Dicky kembali ke Laboratorium Pramita untuk mengecek SGOT dan SGPT. Hasil laboratorium sangat menggembirakan, kadar SGOT dan SGPT darah Dicky menurun drastis. Ibu Dicky pun sangat gembira, karena teman-teman Dicky yang terkena hepatitis harus dirawat di rumah sakit dan membutuhkan waktu beberapa minggu agar kadar SGOT dan SGPT mengalami penurunan.

Setelah pemberian FitA-Liv selama satu setengah bulan, kadar SGOT dan SGPT dari Dicky mendekati normal. Untuk penyembuhan selanjutnya, saya menganjurkan Dicky untuk terus minum FitA-Liv dengan dosis yang sama selama 1 tahun agar kondisi kesehatannya benar-benar pulih.

Gambaran perubahan perbaikan fungsi hati Dicky berdasarkan pemeriksaan di Laboratorium Pramita Bandung (Kadar SGOT dan SGPT darah Dicky). hasil lab SGOT dan SGPT dicky mahendra

Berdasarkan pengalaman di atas, saya yang berprofesi sebagai dokter percaya dan yakin dengan pemberian FitA-Liv dapat mencegah dan mengobati gastritis serta cepat menyembuhkan penyakit hepatitis.

Blog Comments: (14 comments so far)

  1. I read a lot of interesting content here. Probably you spend a lot of time writing,
    i know how to save you a lot of work, there is an online tool that creates high quality, SEO friendly posts in seconds, just search in google
    - laranitas free content

  2. hallo Tara. sy mau tanya, fitA-live apakah bs dikonsumsi penderita diabetes tipe 2, mengingat ada kandungan sukrosa-nya.
    produk ini adalah herbal, mengapa menggunakan sukrosa dan bukan gula alami? apakahaman jika dikonsumsi dalam jangka panjang? Harga fitA-live sekarang berapa? kmi agak susah mendapatkannya di kota kami.
    Terima kasih informasinya TARA.

  3. Halo Admin,

    Saya mau tanya berapa harga 1 kotak Fita-Liv dan apakah tersedia layanan pembelian pesan antar?

    Terima kasih sebelumnya.

  4. Saya punya masalah dengan lambung saya sejak duduk di bangku SMA. umur saya sekarang 28 thn dan masih bermasalah dengan maag. Saya juga gampang stres dan hal ini kadangkala memicu rasa nyeri di perut sebelah kiri saya. Terkadang sy kesulitan tertidur di malam hari saat nyeri itu datang dan kadangkala saya terbangun tengah malam dengan berkeringat karena sakit maag ini. Banyak obat-obatan yang telah sy konsumsi namun tidak ada yang mampu menangani dengan sempurna. setiap bangun pagi tenggorakan sy terasa kering dan ludah terasa pahit. apakah FitA-Liv dapat meringankan beban sakit saya? BAgaimana caranya jika sy ingin memesan produk ini?

    Terima Kasih

    • Dear Bapak/Ibu…
      Terima kasih atas emailnya…
      Produk FitA Liv memang diperuntukkan mengatasi problema kesehatan yang Bapak/Ibu alami (detail produk dapat dipelajari disini: http://www.taranatureepa.co.id/produk-tara/fita-liv/), tetapi selain itu Ibu/Bapak harus dibarengi dengan menjaga POLA HIDUP seperti:
      - Makan secara Teratur
      - Hindari makanan bergas seperti: Kol, Ubi dsb
      - Jauhi STRESS (stress dapat memicu meningkatnya asam lambung)

      Konsumsi FitA Liv nya 3 x 2 Sachet.
      Cara pemesanan FitA – Liv, hubungi No, dibawah ini:
      - SMS. 0815 – 607 – 6077
      - Telp. 022 – 6000077
      - Invite BB Kami di 26f864e8

      Demikian informasinya, semoga bermanfaat. Thank’s

      Success – Health – Harmony

  5. Apakah fitalive bisa meningkatkan kadar HB hemoglobin dan apakah dapat mengatasi gangguan fungsi ginjal?

    • Dear Bapak/Ibu,
      Terima kasih atas emailnya,
      Untuk meningkatkan Kadar Hemoglobin, kami sangat menyarankan untuk mengonsumsi 3×2 softgell Happy Link Royal Jelly yang banyak mengandung Zat Besi B 12 yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah.

      Untuk mengatasi gangguan fungsi ginjal, kami menyarankan untuk konsultasi kepada Dokter Internist.
      FitA- Liv sangat membantu untuk memperbaiki sistem pencernaan dan kesehatan Liver.

      Respond cepat Pemesanan produk/Info harga Ibu dapat
      menghubungi:
      SMS. 0815 – 607 – 6077
      Whatsapp. 0815 – 607 – 6077
      Line: taranatureepa
      Telp. 022 – 6000077
      Invite Blackberry kami di 335B0C37

      Kami tunggu info selanjutnya dari Ibu
      Success – Health – Harmony
      Lisa Yunita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>