Jangan Digaruk, Keputihan Sebaiknya Disembuhkan

Selain menimbulkan kerisauan dan rasa cemas, keputihan juga dapat menjadi tanda suatu penyakit organ reproduksi. Paradigma tersebut menjadikan beberapa wanita menjadi sangat paranoid terhadap keputihan walaupun sebenarnya keputihan tersebut bukan merupakan suatu penyakit.

Keputihan yang terjadi setiap bulan sebenarnya hanya merupakan sekresi vaginal pada setiap wanita. Pada dasarnya, keputihan dapat digolongkan menjadi dua: keputihan yang normal atau fisiologis dan keputihan yang tidak normal atau patologis. Keputihan juga dapat terjadi sesudah menstruasi. Faktor lainnya adalah reaksi dari pemakaian obat.

Saat terjadi keputihan, kebanyakan wanita akan merasa risih sehingga sering menggaruk organ intim mereka hingga akhirnya terjadi lesi atau lecet yang malah dapat menyebabkan infeksi dan perasaan tidak nyaman atau perih. Karena itu sebaiknya keputihan jangan digaruk ya.

Berikut tips aman dan cepat dalam menyembuhkan keputihan:

1. Biji Fenugreek

Biji fenugreek bisa membantu mengatasi keputihan dengan alami dan cepat. Biji fenugreek bisa meningkatkan pH dalam vagina. Hal ini membantu mengatasi tingkat esterogen yang terlalu tinggi, terutama setelah periode menstruasi. Selain itu biji fenugreek juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Caranya: rendam satu sendok makan biji fenugreek dalam air mineral hangat selama 24 jam, kemudian saring dan tambahkan satu sendok makan. Lalu minum airnya ketika Anda belum makan pagi.

2. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel bermanfaat untuk mengobati keputihan terutama jika keputihan disebabkan oleh bakteri. Cuka sari apel bisa membantu vagina mendapatkan tingkat keseimbangan pH yang lebih sesuai. Selain itu cuka sari apel juga bisa membantu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam vagina dan mengurangi bau pada vagina akibat infeksi jamur.

Caranya: campurkan cuka sari apel murni ke dalam segelas air mineral yang hangat, kemudian tambahkan madu lalu minum. Minum satu hari sekali untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.

3. Pisang

Anda juga bisa mengobati keputihan dengan cara yang sangat alami. Buah pisang menjadi buah yang bisa mengurangi keputihan dengan cara yang alami dan juga menyembuhkan keputihan itu sendiri. Pisang membantu tubuh mengatasi gangguan reproduksi dengan membantu menyeimbangkan hormon dari dalam tubuh. Untuk menghentikan keputihan dengan pisang Anda bisa mencoba untuk makan pisang selama dua kali sehari. Pisang juga sangat baik untuk membantu pencernaan yang sehat dan kandungan kalium pisang membantu meningkatkan detak jantung yang sehat.

4. Minum Jahe Hangat 

Jahe merupakan jenis tanaman rimpang yang dipercaya memiliki khasiat yang sangat tinggi. Rimpang jahe mengandung senyawa alami yang bisa berfungsi untuk mencegah radikal bebas dan juga melawan infeksi bakteri dan virus termasuk melawan bakteri jahat yang berkembang dalam vagina. Anda bisa menyembuhkan keputihan dengan rutin minum Jahenak satu bungkus setiap malam. Anda bisa langsung meminumnya ketika masih hangat, dan bangun dengan tubuh dan organ intim yang lebih fresh tentunya.

5. Yoga 

Cara mengatasi keputihan yang berlebihan pada wanita dengan yoga sudah cukup terkenal. Salah satu cara lain yang sangat alami untuk menyembuhkan keputihan adalah dengan yoga. Beberapa gerakan yoga yang ditujukan untuk mengendalikan kemampuan organ reproduksi dalam menyeimbangan hormon. Gerakan yoga juga membantu mengendalikan peredaran darah di sekitar organ reproduksi. Hal ini juga bisa membuat organ reproduksi semakin sehat dari dalam maupun dari luar. Anda bisa melakukan gerakan yoga untuk mengatasi keputihan dengan instruktur yang sudah berpengalaman.

Untuk menghindari terjadinya keputihan, berikut beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:

  • Jaga agar vagina tetap kering dan tidak lembap dengan selalu mengeringkannya setelah buang air kecil.

  • Menggunakan celana yang tidak terlalu ketat.

  • Tidak terlalu sering menggunakan stoking.

  • Kenakan celana dalam berbahan katun, bukan sintetis. Celana dalam katun memungkinkan lebih banyak udara ke vagina dan mencegah lembap.

  • Tidak mengenakan celana dalam saat tidur di malam hari.

  • Basuh kemaluan dari depan ke belakang setelah buang air kecil bukan sebaliknya.

  • Hindari penggunaan parfum, bedak pada vagina. Penggunaan parfum dan sabun dapat menyebabkan nyeri pada vagina dan keluarnya cairan vagina yang tidak normal.

  • Hindari terlalu sering berendam dalam air panas.

  • Cuci pakaian dalam dengan air hangat.

  • Ganti pembalut secara teratur saat datang bulan.

Keputihan yang tidak normal atau patologis biasanya memiliki ciri cairan yang keluar berwarna putih kekuning-kuningan hingga kehijauan. Selain itu, rasa panas dan gatal dan bau menyengat yang tidak wajar atau berlebih juga dirasakan. Keputihan yang tidak normal dapat menjadi tanda-tanda adanya infeksi vaginosis bakterial atau infeksi penyakit menular seksual seperti klamidia dan kanker serviks. Jika mengalami beberapa ciri-ciri diatas, jangan ragu untuk menghubungi dokter kelamin terdekat.

Sumber:

www.alodokter.com

halodokter.com

webmd.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>